Hari Ini:

Rabu 13 Dec 2017

Jam Buka Toko:

08.30-17.00 WIB

Telpon:

0882.1338.2301

SMS/Whatsapp:

0882.1338.2301

BB Messenger:

C00238ED3

Berbagai Tips Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran

22 December 2015 - Kategori Blog

Sudah seharusnya kita mencegah dari pada mengobati. Dari kata-kata tersebut menggambarkan bahwa kita seharusnya mencegah berbagai kemungkinan terjadinya bencana kebakaran. Bila api kecil bisa menjadi sahabat, bagaimana dengan api besar? mungkin saja akan menjadi bencana yang dapat merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Api kecil pun sebenarnya dapat menjadi besar bila pemakaiannya tidak sesuai dengan cara yang benar.

Tips Mencegah Terjadinya Kebakaran

 

Tips Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran

Kemungkinan yang akan terjadi dapat kita cegah dengan melakukan berbagai antisipasi dan pemeliharaan barang-barang disekitar kita. Jangan sampai kita mengabaikan ini, dikarenakan bangunan rumah, sekolah, kantor, gudang dan bangunan lainnya dapat terbakar dengan mudah bila kita tidak mengantisipasinya diawal. Berikut ini tips untuk kita dapat mencegah terjadinya kebakaran.

  • Api Rokok : waspada terhadap hal kecil yang dapat berdampak besar. Inilah salah satu masalah yang timbul bila kita mengabaikan hal kecil seperti membuang puntung rokok yang masih menyala apinya ke sembarang tempat. Lebih baik mematikan api rokok dahulu dan membuangnya ke asbak atau ketempat sampah. Rokok memberikan 99% masalah daripada memberikan manfaat bagi tubuh kita. Diusahakan untuk mengurangi merokok agar anda menjadi tidak rugi dalam berbagai hal dan lebih sehat pastinya. Adapun pencegahan terhadap obat nyamuk bakar yang cukup berbahaya bila terkena benda-benda yang mudah terbakar. Lebih baik untuk menempatkannya di area yang aman dan tidak dapat dijangkau oleh anak-anak.
  • Penerangan Dengan Api : pada saat mati lampu pastinya kita akan memanfaatkan lilin atau lampu tempel (Semprong / Petromak) sebagai pengganti penerangan sementara. Namun bila tidak hati-hati penerangan dengan api yang jatuh dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Sebaiknya menempatkan lilin pada area yang aman dan tidak mudah di jangkau oleh anak-anak.
  • Anak-anak dan Lansia : seperti sebelumnya yang diberitahukan bahwa kita harus menaruh benda yang dapat terbakar dan dapat mengeluarkan api di tempat yang aman dan tidak dapat dijangkau oleh anak-anak. Setidaknya ada orang dewasa yang dapat mengawasai anak-anak agar tidak memainkan korek api gas, kembang api, obat nyamuk bakar, kompor, setrika, dispenser air, colokan listik, charger, dan alat lainnya yang cukup berbahaya serta dapat menimbulkan api.
  • Pemeliharaan Peralatan Listrik : hal ini merupakan salah satu cara agar kita dapat terhindar dari bahaya kebakaran. Kenapa pemeliharaan peralatan listrik sangat membantu kita untuk dapat tercegah dari bahaya kebakaran? dikarenakan peralatan listrik mempunyai masa waktu pemakaian serta kapasitas pemakaian maka diharuskan kita untuk melakukan pemeliharan terhadap kabel listrik, colokan listrik, saklar, dan peralatan listrik lainnya. Pemeliharaan peralatan listrik dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 tahun dan paling lama 5 sampai 10 tahun. Bila keadaan peralatan listrik sudah usang, maka segeralah ganti dengan peralatan listrik yang baru yang layak pakai + lulus uji standar. Hal ini untuk mencegah terjadinya konsleting listrik atau hubungan arus pendek listrik dan kerusakan terhadap peralatan elektronik yang ada. Lebih baik untuk menghindari pencurian listrik PLN (ilegal), dikarenakan dapat menyebabkan berbagai hal yang tidak diinginkan seperti konsleting dan kesetrum listrik.
  • Pemeliharaan Peralatan Elektronik : bila anda sering menggunakan berbagai peralatan elektronik yang menempel terus menerus pada colokan listrik, maka sebaiknya selalu ingat untuk mencabut colokannya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan dan dampaknya seperti kebakaran pada peralatan listrik dan elektronik anda. Anda dapat mengurangi biaya penggunaan listrik dirumah anda dengan mencabut segala macam eletronik yang tidak terpakai seperti charger, kipas angin, tv, radio, reskuker dan berbagai alat elektronik yang tidak terpakai 24 jam. Selalu perhatikan keadaan colokan elektronik anda, bila terlalu panas maka colokan akan meleleh dan dapat menyebabkan kebakaran. Umumnya bila tercium bau plastik yang terbakar kemungkinan besar dikarenakan panas yang ditimbulkan dari colokan yang berada ditempat colokan listrik. Arus listrik yang mengalir terus menerus dan lempengan pada tempat colokan tidak pas atau memiliki daya arus yang terlalu basar adalah penyebab terjadinya kebakaran. Hal ini umunya terjadi pada colokan setrika dan pemasak nasi (reskuker) atau alat eletronik yang memiliki daya voltase besar.
  • Peralatan Pemadam Api Ringan (Portable) : lebih baik disetiap rumah memiliki perangkat pemadam kebakaran ringan seperti detektor kebocoran gas, detektor asap, pemancar air, alat pemadam api ringan, fire blanket dan peralatan lainnya untuk pencegahan api membesar ketika terjadi kebakaran. Umumnya untuk rumah kecil minimal memiliki karung yang akan dibasahkan untuk memadamkan api kecil. Untuk jaman sekarang ini sudah seharusnya setiap rumah memiliki 1 atau 2 tabung pemadam api, karena dapat membantu mengendalikan kebakaran menjadi lebih besar. Anda dapat pula menyiapkan selang yang dapat digunakan untuk mengalirkan air untuk memadamkan api.
  • Keadaan Lingkungan : kebakaran bukan hal yang dapat diperkirakan contohnya bila kebakaran yang disebabkan oleh bangunan dari sebelah rumah kita yang terbakar dan membuat bangunan kita juga ikut terbakar. Bangunan yang berdempet membuat api yang merembet ke rumah kita dan menyebabkan kebakaran. Perlu adanya tindakan untuk dapat meningkatkan kesadaran akan bencana kebakaran agar dapat meminimalisir terjadinya kebakaran di lingkungan kita.
  • Pembinaan dan Sosialisasi dari Kebakaran : dengan adanya berbagai cara pembinaan dan sosialisasi kebakaran yang baik dan benar, dapat membuat lingkungan sekitar menjadi lebih perduli untuk mencegah terjadinya kebakaran. Berbagai penyuluhan dapat dilakukan kepada semua kalangan masyarakat dimulai dari lingkungan keluarga, karyawan kantor, anggota sekolah, dan kalangan lainnya. Dikarenakan kebakaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja dan saat terjadi kebakaran semua kalangan sudah tahu harus apa yang harus dilakukan. Masyarakat pun dapat memberitahu polisi, pemadam kebakaran lokal dan sentral bila terjadi kebakaran.

 

Tidak ada salahnya untuk kita mengetahui dan mempelajari hal baru mengenai beberapa hal diatas. Dikarenakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka jangan lupa untuk membagi artikel ini ke berbagai kalangan. Dikarenakan masih banyak orang yang masih belum mengetahui bagaimana cara mencegah terjadinya kebakaran. Sekian informasi mengenai Tips Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran.

Tags: , ,